Asyik, Remote Desktop Windows Banged!
Hoorrayy.. aku wes isok remote desktop!
Hahahah ketinggalan jaman memang, baru bisa melakukan remote desktop. Udah gede baru bisa remote desktop. Tapi lihat plusnya dong pak. Saya kan mahasiswa teknik sipil yang bergelut dengan semen dan pasir ditambah kerikil dan air menjadi beton. Berhubung tak banyak mahasiswa sipil seperti saya yang melek akan fasiliti remote desktop maka saya layak untuk congkak.
Nah begini ceritanya. Memang semua harus diawali dari keterpaksaan. Kalau tidak terpaksa kita tidak akan belajar dan mencoba untuk mengerti kayaknya lebih sering terjadi pada saya deh. Seperti diketahui dari profil saya, saya cuma mahasiswa gampangan. Mondar mandir ga jelas kerjaannya. Track saya bermula dari jurusan saya teknik sipil, tepatnya lab struktur, kemudian sering kali saya ngesot ke rektorat (kantor humas), lalu lanjut manjat ke perpustakaan pusat lt6 (redaksi ITS Online). Untuk mempermudah imajinasi temans sekalian liat screenshot berikut:
Dari penderitaan setiap harinya itulah makanya saya termotivasi bersemangat dan bersikeras untuk belajar remote desktop.
*berlebihan* Ditambah jika mesti menyelesaikan kerjaan lab yang bisa sampai larut malam terkadang saya sendirian, Lab struktur kan terkenal serem banget dosennya. Dan lagi ada aturan baru dikampus yang tidak memperbolehkan aktifitas akademik dan penggunaan fasilitasnya diatas jam 22.00 WIB. wew, padahal kan jam kerja siang tidak cukup untuk selesaikan segala deadline karena siang saya lebih sering chatting daripada kerja.
Maka saya memutuskan untuk segera oprek komputer lab saya untuk bisa diakses dari mana saja. Itulah fungsi dari remote desktop, salah satu fitur bawaan Windows XP. Dengan remote desktop saya bisa memakai komputer saya dari mana saja selama masih terhubung dengan jaringan. Titik terangnya, di redaksi ITS Online tidak ada batasan jam tinggal untuk kru laki-laki, maka sangat memungkinkan saya bisa akses kompi lab dari lt6 perpus selama 24 jam (klo listrik dan jaringan gak mati, ato ada yang keji mematikan kompi saya di lab). Dengan begitu saya bisa kerjakan projek yang ada di kompi lab dari lt 6 perpus. Hemat waktu dan tenaga!
Untuk bagaimana caranya ngoprek kompi supaya bisa remote desktop, dan segala pencerahan lainnya, saya memanfaatkan blog rekan sejawat saya di ITS Online, Arif Hidayat, monggo dipirsani link blognya. Tambahan dari saya, agar bisa konek remote desktop, di kompi firewall kudu di setting exeption/pengecualian pada aplikasi remote desktop. masuk ke Control Panel—> Network and Internet Connections –> cari Windows Firewall—> masuk ke menu exeption, centang Remote Desktop. Dengan begitu firewall akan memperbolehkan kompi anda diakses dari luar (tapi sejaringan).
Oiya satu lagi, permasalahan yang sempat saya hadapi, meski sudah saya beri exception untuk remote desktop sempat tidak bisa diakses. Ternyata eh ternyata karena saya install kaspersky antivirus 7.0 yang sudah saya patch agar bisa otomatic updet. Dan di kaspresky itu terdapat menu firewall juga. Jadinya saya mesti off kan secara keseluruhan firewall saya melalui kaspersky. Sehingga kompi lab saya tanpa firewall. Itu karena saya belum nemu menu exception firewall pada s/w anti virus ini/
jadi perhatikan juga anti virus yang rekans tancepkan di kompi. Disable gapapa sih seperlunya kalau pas mau pake remote desktop. Seperti yang saya lakukan.
Akhir kata, pada rekans sekalian selamat mencoba remote desktop. Dan saya ingin berterimakasih pada Arif yang telah ikhlas mengajarkan ilmu remote desktopnya pada saya di malam sebelum keberangkatannya menempuh hidup baru S2 di Malaysia dan berkumpul lagi dengan saudari kami tercintah jeng priti di Universiti Teknologi Petronas (UTP). Trims and gutlak bro.

ealah jo tas ngerti tah teknologi ngono. ndanio nek kompi mu isok diakses teko nang endi ae asal konek internet, dijamin addicted to internet seperti saia
Wina Dahlan
5 Agustus 2008 at 1:23 pm
lapor! si ayip sudah sampai!
dan sepertinya setelah menurunkan ilmunya padamu, dia yang sekarang gaptek. ga bisa konek internet! klo bisa pun lemot. gyahahahahahaaaa… dia belum dapet proxy bro
btw, komentarmu nang blog’e mas jib, weleh2… ngawur kiy. njaluk ponakan kok adoh2 nang de’e??! tekan aku lak luweh cidhek, gek podo ae. hwekekekekekekekekkkkk :p
pitri
6 Agustus 2008 at 8:54 pm
hm…
sekarang kuliah udah semester berapa Mas?
cuman nanya, kok
Chiw
6 Agustus 2008 at 11:39 pm
@wina
babahin
@pitri
mana ponakanku dari kalian? cepetan!!!
@chiw
semester banyak dong.. EMANG NAPA? *nada tinggi menggemaskan
Johan Asa
7 Agustus 2008 at 5:05 am
ngapan pusing bro?? loe pke software AWRC aj!!lo bsa remote desktop orng tnpa setting firewall!!
ade daichiro
22 Februari 2009 at 1:53 am
nice info ade.. thx.. akan saya coba
Johan Asa
22 Februari 2009 at 4:41 am