Tentang Asasino
asasino bukan assasin. asasino bukan nama pembunuh berdarah dingin dengan aksi yang cepat tak terlihat. asasino juga bukan cino etnis tionghoa. asasino juga gak ada hubungan darah dengan almarhum bang kasino warkop DKI. sungguh bukan!
asasino cuma seorang mahasiswa blesteran jogja-surabaya yang kebetulan lahir di samarinda jadi matanya agak sipit. asasino pemuda berperawakan cungkring tapi jelekz (baca: lumayan ganteng) yang jauh dari kesan sangar. asasino saat ini lagi mengenyam bangku kuliah di teknik sipil institut teknologi sepuluh nopember surabaya, masih belum lulus. *wuikkk*
kesibukan asasino selain belajar tebar pesona juga merangkap sebagai mercenary di kampusnya. sebagaiĀ mahasiswa bayaran yang identik dengan gampangan asasino tetap mempunyai prinsip ada uang ada barang, harga gak pernah boong dan senggol bacok kejujuran diatas segalanya. saat ini ada dua pihak yang mau hire asasino untuk beberapa pekerjaan antara lain laboratorium struktur teknik sipil itsĀ dan satu lagi yang mau bayar saya adalah redaksi website kampus. sebagai orang yang masih berjiwa mercenaries, maka dengan ini asasino selalu membuka peluang kerjasama dengan motto, pakai asasino pasti untung.
sama seperti mahasiswa lazimnya, asasino juga suka dengan penemuan. seperti menemukan dompet, menemukan ponsel, menemukan lembar uang seratus ribu atau juga menemukan gadis pujaan hati. mahasiswa yang sungguh ilmiah dan realistis bukan!?
dalam hal hobi. asasino mempunyai hobi segudang. tapi yang menarik adalah hobi observasi atau pengamatan. asasino sangat meyakini jika dirinya cerdas dalam menganalisa sesuatu. saat ini saja asasino sedang memikirkan mengapa upil (baca: tai idung) dirinya tetep banyak dan segede corn flakes padahal dirinya telah beralih memakai helm fullface (teropong). hipotesa sementara asasino, udara di kota Surabaya sudah tercemar dengan limbah pabrikan corn flakes. *gebleeekkkk mode always on*
mungkin cukup demikian saja deskripsi tentang asasino alias johan asa (23). untuk lebih jelasnya asasino bisa dipantau lewat blog ini atau japri ke e-mail: asa_its [at] yahoo [dot] co [dot] id
fyuuu…
pertamax lagi ah
chiw
8 Juli 2008 at 5:21 pm
keduaxxx ahh
plain love
10 Juli 2008 at 11:55 pm
kalo saya yang ketigax gimana?
chiw
11 Juli 2008 at 12:10 am
keempax……
hoi vivat ITS-ers……
salam kenal bRow…
galihyonk
11 Juli 2008 at 7:07 pm
heee……………………….
chiw? super keren? cerdas?
*muntah muntah hebat*
anda sudah benar benar terhipnotis!
temannya Chiw
12 Juli 2008 at 3:11 pm
@temannya chiww..
bukan saiyah yang menuliskan tag klik seperti ituu.. semua ulah chiw.. dia yang bikinin ini blog.. saya benar2 tidak ter hipnotis..cuman terjebak.
@chiw…
hapus gak? hahahahahah dasar dudul!
asasino
13 Juli 2008 at 6:12 pm
satu kata saja
P
A
R
A
H
!
Mrs. Fortynine
16 Juli 2008 at 11:53 pm
bubar…bubar…
*nyampah mumpung orangnya lagi tidur*
chiw
17 Juli 2008 at 12:51 am
Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Anda karena tulisan Saudara tentang Jalan Irian Barat sangat membantu saya dalam penyusunan Thesis saya. Keep up the good work!! Sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih!
Prananda
10 Agustus 2008 at 1:34 am
@prananda
sama sama kawan. saya juga terimakasih anda telah sudi ampir ke blog ini. dan sangat merasa tersanjuung bisa turut membantu thesis anda. hehehe arsitek toh. sipil dan arsitek bersaudara.
Johan Asa
10 Agustus 2008 at 12:57 pm
hoby observasi dan pengamatan yg sangat nggilaniiiiiiiiii…
aku tau jawabannya kenapa upilmu segede corn flakes, lha hidungmu kan menyerupai hidungnya kudanil.hayoo ngaku?
itu yg difoto pasti diedit kan?
*kabuuuuuuuurrrrrrrr
denokdebloeng
21 September 2008 at 12:59 pm
[...] -johan asa- [...]
Mohon Maaf Lahir dan Batin « Dunia dalam Asa, bukan Dunia dalam Berita
1 Oktober 2008 at 1:52 am
gak ada yg baru?
Ordinary.One
7 Desember 2008 at 11:30 am
Berteman yang akrab ma kegagalan, klo dah akrab suruh kegagalan nyingkir jauh – jauh
masciput
6 Februari 2009 at 3:44 am
waduh salah tempat kasih komeng!
wah tadi ketemu saat ngurus surat bebas pinjam buku!
masciput
6 Februari 2009 at 3:46 am
wehehehe mas ciput ya. yaya saya kan yang nandatangani surat bebas buku lab sampeyan. selamat datang mas. monggo2..
Johan Asa
22 Februari 2009 at 1:13 am
met kenal,,
rewwin rule the world dari hongkong! hahahaha
tp boleh lah, rewwin city jd daerah otonom, hahaha
anindita
17 Maret 2009 at 8:27 pm
monggo melbu kene ning anindita. arek rewwin alwes welkom nang kene. ayo awakdewe rencanakne gerakan separatisme. republik rewwin berserikat! yo opo ning?
Johan Asa
19 Maret 2009 at 9:58 pm