Dunia dalam Asa, bukan Dunia dalam Berita

…….Selalu ada Asa, Rasa, dan Cita……..

Demo Kok Bakar Ban

with one comment

Temans-temans mahasiswa sekalian taukah kamu sekalian kalau ban bekas yang dibakar polusinya jauh lebih besar daripada pembakaran kayu. Dan asap hasil pembakaran ban bekas jauh lebih menyesakkan jika dihirup manusia. Apakah yang kalian maksud dengan membakar ban bekas saat berdemo?

Apa? hayooo? apaa? saya belum menemukan esensi apa yang teman teman lakukan. Terkadang temans unjuk rasa cinta lingkungan dengan bersepeda. Say no to pembakaran hutan. say no to CFC, say no to pulusi. Eh kok giliran demo kenaikan BBM yang saya tonton tadi pagi temans-temans dengan gegap gempita membakar ban bekas. Gas itu bisa kemana-mana mas. Polusi bukan seperti gula yang mudah larut di air dan enak diminum. Polusi ban bekas itu nyesakkan dada. Siapa tahu beberapa blok dari lokasi ada seorang bayi yang sedang menyyusu ke IBunya. Si ibu menghirup juga bayinya. duh!

Tadi pagi, sampai sekarang saya masih pilek. Untung saya pilek jadi saya gak bisa cium bau asap ban bekas lewat TV tadi pagi. Huuuuuuhhhhh…. Saya juga mahasiswa. Tapi gak suka bakar ban bekas.

Written by Johan Asa

22 Mei 2008 pada 10:52 pm

Ditulis dalam nasionalism, save_your_life

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. i luv this post!

    chiw

    7 Juli 2008 at 7:30 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: